Kamis, 15 November 2012

Hati-hati virus "Nadia Saphira" mewabah di Indonesia

Aktris cantik Nadia Saphira, dicatut namanya oleh pembuat virus komputer asal Indonesia. Ternyata, 'Nadia Saphira' yang ini memiliki hubungan erat dengan bulu bebek. Lho kok bisa?

Analis antivirus dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, menyebutkan adanya penyebaran virus yang dijulukinya 'Nadia Saphira'. Ya, nama bintang film cantik itu dicatut oleh pembuat virus yang konon berasal dari Indonesia.


Virus yang menyebar lewat USB Flash Drive itu membawa-bawa nama Nadia Saphira dalam infeksinya --salah satu file yang akan dibuat virus itu adalah 'NadiaSaphira.ini'.

Nah, menurut Alfons, ternyata 'Nadia Saphira' alias 'W32/VBTroj.AOQB' ini merupakan keturunan langsung dari virus bulu bebek. Virus bulu bebek merupakan virus lokal yang juga sempat beredar di Indonesia.

Kode penyusun kedua virus itu, ujar Alfons, menunjukkan indikasi sang pembuat virus memang berasal dari Indonesia. Bahkan, ia menyebut secara khusus wilayah Sulawesi Tenggara sebagai asal-usul sang pembuat virus.

Alfons mengatakan tingkat sebaran 'Nadia Saphira' cukup tinggi pada Mei 2009. Bahkan ia mengklaim baru sedikit antivirus yang mampu mendeteksi 'Nadia' dalam komputer korbannya, di antaranya Alfons menyebut antivirus lokal Smadav.

Beberapa dampak infeksi 'Nadia Saphira' dalam komputer korbannya adalah tidak berfungsinya CD ROM, berubahnya informasi tipe file .exe menjadi 'File Folder', tersembunyinya folder-folder tertentu, hingga terblokirnya beberapa fungsi Windows tertentu. (Vaksin/detik)

Sampai Tahapan Manakah Impian Anda akan Terwujud????

Setiap orang pasti mempunyai impian dan harapan sendiri-sendiri dalam hidupnya.....dan untuk mencapai impian dan harapan tersebut tidaklah semudah seperti membalikkan telapak tangan...semua itu butuh proses dan tahapan-tahapan.....yang setiap proses dan tahapan tersebut butuh suatu perjuangan yang tidak mudah...Lalu bagaimana dengan anda...seberapa anda mempunyai impian dan harapan....dan sampai tahapan manakah impian anda akan terwujud.....
coba renungkan....dengan ilustrasi gambar dibawah ini.................


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik

Hay..hay...sobat...setelah kemarin saya posting tentang pembelajaran tematik, ternyata kurang lengkap jika belum saya lengkapi dengan rencana pelaksanaan pembelajarannya (RPP), seperti yang saya jelaskan pada postingan saya sebelumnya bahwa pembelajaran tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Pembelajaran tematik biasanya diterapkan pada kelas bawah, yaitu kelas 1, 2, dan 3. Sehingga dalam melakukan pembelajaran tematik seorang guru harus merumuskan tema-tema yang sesuai dengan materi pembelajaran dan yang sesuai dengan mata pelajaran lainnya. tugas seorang guru tidaklah mudah dalam membuat perangkat pembelajaran tematik. untuk itu disini saya akan memberikan contoh RPP berkarakter, yang dilengkapi dengan instrumen penilaian, penskoran, media pembelajaran, dan lain-lain yang sesuai dengan karakter siswa. Untuk mengetahuinya silahkan buka link dibawah ini......
RPP PembelajaranTematik

SEMOGA BERMANFAAT......................................................................

Pembelajaran Tematik


Pembelajaan tematik adalah pembelajaran tepadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna kepada siswa. Tema adalah pokok pikiran atau gagasan pokok yang menjadi pokok pembicaraan (Poerwadarminta, 1983).
Pembelajaran tematik lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses belajar secara aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajarinya. Melalui pengalaman langsung siswa akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya. Teori pembelajaran ini dimotori para tokoh Psikologi Gestalt, termasuk Piaget yang menekankan bahwa pembelajaran haruslah bermakna dan berorientasi pada kebutuhan dan perkembangan anak.
Pembelajaran tematik lebih menekankan pada penerapan konsep belajar sambil melakukan sesuatu (learning by doing). Oleh karena itu, guru perlu mengemas atau merancang pengalaman belajar yang akan mempengaruhi kebermaknaan belajar siswa. Pengalaman belajar yang menunjukkan kaitan unsur-unsur konseptual menjadikan proses pembelajaran lebih efektif. Kaitan konseptual antar mata pelajaran yang dipelajari akan membentuk skema, sehingga siswa akan memperoleh keutuhan dan kebulatan pengetahuan. Selain itu, dengan penerapan pembelajaran tematik di sekolah dasar akan sangat membantu siswa, karena sesuai dengan tahap perkembangannya siswa yang masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik).

Beberapa ciri khas dari pembelajaran tematik antara lain:
 (1) Pengalaman dan kegiatan belajar sangat relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak usia sekolah dasar; 
(2) Kegiatan-kegiatan yang dipilih dalam pelaksanaan pembelajaran tematik bertolak dari minat dan kebutuhan siswa; 
(3) Kegiatan belajar akan lebih bermakna dan berkesan bagi siswa sehingga hasil belajar dapat bertahan lebih lama;
 (4) Membantu mengembangkan keterampilan berpikir siswa; 
(5) Menyajikan kegiatan belajar yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang sering ditemui siswa dalam lingkungannya; 
 (6) Mengembangkan keterampilan sosial siswa, seperti kerjasama, toleransi, komunikasi, dan tanggap terhadap gagasan orang lain.
Dengan pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan tema ini, akan diperoleh beberapa manfaat yaitu: 
(1) Dengan menggabungkan beberapa kompetensi dasar dan indikator serta isi mata pelajaran akan terjadi penghematan, karena tumpang tindih materi dapat dikurangi bahkan dihilangkan,
 (2) Siswa mampu melihat hubungan-hubungan yang bermakna sebab isi/materi pembelajaran lebih berperan sebagai sarana atau alat, bukan tujuan akhir, 
(3) Pembelajaran menjadi utuh sehingga siswa akan mendapat pengertian mengenai proses dan materi yang tidak terpecah-pecah.
 (4) Dengan adanya pemaduan antar mata pelajaran maka penguasaan konsep akan semakin baik dan meningkat,


 Untuk Selengkapnya.....silahkan buka link dibawah ini.......